Showing posts with label Kisah Romantis. Show all posts
Showing posts with label Kisah Romantis. Show all posts

Thursday, 24 March 2016

Kisah Nyata Siswi SMA

Pihak sekolah SMA Putri di kota Shan'a' yang merupakan ibu kota Yaman menetapkan kebijakan adanya pemeriksaan mendadak bagi seluruh siswi di dalam kelas. Sebagaimana yang ditegaskan oleh salah seorang pegawai sekolah bahwa tentunya pemeriksaan itu bertujuan merazia barang-barang yang dilarang di bawa ke dalam sekolah, seperti: telepon genggam yang di lengkapi dengan kamera, foto-foto, surat-surat, alat-alat kecantikan dan lain sebagainya. Yang mana seharusnya memang sebuah lembaga pendidikan sebagai pusat ilmu bukan untuk hal-hal yang tidak baik.

Lantas pihak sekolah pun melakukan sweeping di seluruh kelas dengan penuh semangat. Mereka keluar kelas, masuk kelas lain. Sementara tas para siswi terbuka di hadapan mereka. Tas-tas tersebut tidak berisi apapun melainkan beberapa buku, pulpen, dan peralatan sekolah lainnya. Semua kelas sudah dirazia hingga tersisa satu kelas terakhir, kelas dimana terdapat seorang siswi yang memulai menceritakan kisah ini.

Seperti biasa, dengan penuh percaya diri, tim pemeriksa masuk ke dalam kelas. Mereka lantas meminta izin untuk memeriksa tas sekolah para siswi di sana. Pemeriksaan pun di mulai. Di salah satu sudut kelas ada seorang siswi yang dikenal sangat tertutup dan pemalu. Ia juga di kenal sebagai seorang siswi yang berakhlak sopan dan santun. Ia tidak suka berbaur dengan siswi-siswi lainny. Ia suka menyendiri, padahal ia sangat pintar dan menonjol dalam belajar. Ia memandang tim pemeriksa dengan pandangan penuh ketakutan, sementara tangannya berada di dalam tas miliknya. Semakin dekat gilirannya untuk diperiksa, semakin tampak raut takut wajahnya. Apakah sebenarnya yang disembunyikan siswi tersebut dalam tasnya?

Tidak lama kemudian tibalah gilirannya untuk di periksa. Dia memegangi tasnya dengan kuat, seolah mengatakan demi Allah kalian tidak boleh membukanya! Kini giliran diperiksa. Dan dari sinilah dimulai kisahnya...
"Buka tasmu, wahai putriku.."
Siswi tersebut memandangi pemeriksa dengan pandangan sedih, iapun kini telah meletakkan tasnya dalam pelukan.
"Berikan tasmu.."
Ia menoleh dan menjerit, "Tidak...! Tidak...! Tidak...!!"
Perdebatan pun terjadi sangat tajam.
"Berikan tasmu.."
"Tidak...!"
"Berikan.."
"Tidak...!"
Keributan pun terjadi dan tangan mereka saling berebut. Sementara tas tersebut masih dipegang erat dan para guru belum berhasil merampas tas dari tangan siswi tersebut karena ia memeluknya dengan penuh kegilaan!

Spontan saja siswi itu menangis sejadi-jadinya. Siswi-siswi lain terkejut. Mereka melotot. Para guru yang mengenalnya sebagai seorang siswi yang pintar dan disiplin (bukan siswi yang amburadul), terkejut menyaksikan kejadian tersebut. Tempat itupun berubah menjadi hening. Ya Allah, apa sebenarnya yang terjadi dan apa gerangan yang ada di dalam tas siswi tersebut.

Setelah berdiskusi ringan, tim pemeriksa sepakat untuk membawa siswi tersebut ke kantor sekolah, dengan syarat jangan sampai perhatian mereka berpaling dari siswi tersebut supaya ia tidak dapat melemparkan sesuatu dari dalam tasnya sehingga bisa terbebas begitu saja. Merekapun membawa siswi tersebut dengan penjagaan yang ketat dari tim dan para guru serta sebagian siswi lainnya.

Siswi tersebut kini masuk ke ruangan kantor Kepala Sekolah, sementara air matanya mengalir seperti hujan. Siswi tersebut memperhatikan orang-orang di sekitarnya dengan penuh kebencian.

Karena perilakunya selama satu tahun ini baik dan tidak pernah melakukan kesalahan dan pelanggaran, maka Kepala Sekolah menenangkan hadirin dan memerintahkan para siswi lainnya agar membubarkan diri. Dan dengan penuh santun, kepala sekolah juga memohon agar para guru meninggalkan ruangannya sehingga yang tersisa hanya para tim pemeriksa saja.

Kepala Sekolah berusaha menenangkan siswi malang tersebut. Lantas bertanya padanya, "Apa yang engkau sembunyikan, wahai putriku..?"
Dalam sekejap siswi tersebut bersimpati kepada Kepala Sekolah dan bersedia membuka tasnya.

Ternyata....
Di dalam tas tersebut tidak ada benda-benda terlarang atau haram, atau telepon genggam atau foto-foto. Demi Allah, itu semua tidak ada! Tidak ada dalam tas itu melainkan sisa-sisa roti. Yah, itulah yang ada dalam tas tersebut!

Setelah merasa tenang, siswi itu mulai bercerita:
"Sisa-sisa roti ini adalah sisa-sisa dari para siswi yang mereka buang di tanah, lalu aku kumpulkan untuk kemudian aku sarapan dengan sebagiannya dan membawa sisanya kepada keluargaku. Ibu dan saudari-saudariku di rumah tidak memiliki sesuatu untuk mereka santap di siang dan malam hari bila aku tidak membawakan untuk mereka sisa-sisa roti ini.

Kami adalah keluarga fakir yang tidak memiliki apa-apa. Kami tidak punya kerabat dan tidak ada yang peduli pada kami. Inilah yang membuat aku menolak untuk membuka tas, agar aku tidak dipermalukan di hadapan teman-temanku di kelas, yang mana mereka akan terus mencelaku di sekolah, sehingga kemungkinan hal tersebut menyebabkan aku tidak dapat lagi meneruskan pendidikanku karena rasa malu. Maka saya mohon maaf sekali kepada Anda semua atas perilaku saya yang tidak sopan..."

Saat itu juga semua yang hadir menangis sejadi-jadinya, bahkan tangisan mereka berlangsung lama di hadapan siswi yang mulia tersebut. Maka tirai pun ditutup karena ada kejadian yang menyedihkan tersebut, dan kita berharap untuk tidak menyaksikannya.

Cerita Cinta Suami Kepada Istri

Pada hari pernikahanku, aku menggendong istriku. Mobil pengantin berhenti di depan apartment kami. Teman-teman memaksaku menggendong istriku keluar dari mobil. Lalu aku menggendongnya ke rumah kami. Dia tersipu malu-malu. Saat itu, aku adalah seorang pengantin pria yang kuat dan bahagia.
Ini adalah kejadian 10 tahun yang lalu.

Hari-hari berikutnya berjalan biasa. Kami memiliki seorang anak, aku bekerja sebagai pengusaha dan berusaha menghasilkan uang lebih. Ketika aset-aset perusahaan meningkat, kasih sayang diantara aku dan istriku seperti mulai menurun.


Istriku seorang pegawai pemerintah. Setiap pagi kami pergi bersama dan pulang hampir di waktu yang bersamaan. Anak kami bersekolah di sekolah asrama. Kehidupan pernikahan kami terlihat sangat bahagia, namun kehidupan yang tenang sepertinya lebih mudah terpengaruh oleh perubahan-perubahan yang tak terduga. Lalu Jane datang ke dalam kehidupanku.

Hari itu hari yang cerah. Aku berdiri di balkon yang luas. Jane memelukku dari belakang. Sekali lagi hatiku seperti terbenam di dalam cintanya. Apartment ini aku belikan untuknya. Lalu Jane berkata, “Kau adalah laki-laki yang pandai memikat wanita.” Kata-katanya tiba-tiba mengingatkan ku pada istriku. Ketika kami baru menikah, istriku berkata “Laki-laki sepertimu, ketika sukses nanti, akan memikat banyak wanita.” Memikirkan hal ini, aku menjadi ragu-ragu. Aku tahu, aku telah mengkhianati istriku.

Aku menyampingkan tangan Jane dan berkata, “Kamu perlu memilih beberapa furnitur, ok? Ada yang perlu aku lakukan di perusahaan.” Dia terlihat tidak senang, karena aku telah berjanji akan menemaninya melihat-lihat furnitur. Sesaat, pikiran untuk bercerai menjadi semakin jelas walaupun sebelumnya tampak mustahil. Bagaimanapun juga, akan sulit untuk mengatakannya pada istriku. Tidak peduli selembut apapun aku mengatakannya, dia akan sangat terluka. Sejujurnya, dia adalah seorang istri yang baik. Setiap malam, dia selalu sibuk menyiapkan makan malam. Aku duduk di depan televisi. Makan malam akan segera tersedia. Kemudian kami menonton TV bersama. Hal ini sebelumnya merupakan hiburan bagiku.
Suatu hari aku bertanya pada istriku dengan bercanda, “Kalau misalnya kita bercerai, apa yang akan kamu lakukan?” Dia menatapku beberapa saat tanpa berkata apapun. Kelihatannya dia seorang yang percaya bahwa perceraian tidak akan datang padanya. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana reaksinya ketika nanti dia tahu bahwa aku serius tentang ini.

Ketika istriku datang ke kantorku, Jane langsung pegi keluar. Hampir semua pegawai melihat istriku dengan pandangan simpatik dan mencoba menyembunyikan apa yang sedang terjadi ketika berbicara dengannya. Istriku seperti mendapat sedikit petunjuk. Dia tersenyum dengan lembut kepada bawahan-bawahanku. Tapi aku melihat ada perasaan luka di matanya.

Sekali lagi, Jane berkata padaku, “Sayang, ceraikan dia, ok? Lalu kita akan hidup bersama.” Aku mengangguk. Aku tahu aku tidak bisa ragu-ragu lagi.
Ketika aku pulang malam itu, istriku sedang menyiapkan makan malam. Aku menggemgam tangannya dan berkata, “Ada yang ingin aku bicarakan.” Dia kemudian duduk dan makan dalam diam. Lagi, aku melihat perasaan luka dari matanya. Tiba-tiba aku tidak bisa membuka mulutku. Tapi aku harus tetap mengatakan ini pada istriku. Aku ingin bercerai. Aku memulai pembicaraan dengan tenang.

Dia seperti tidak terganggu dengan kata-kataku, sebaliknya malah bertanya dengan lembut, “Kenapa?”
Aku menghindari pertanyaannya. Hal ini membuatnya marah. Dia melempar sumpit dan berteriak padaku, “Kamu bukan seorang pria!” Malam itu, kami tidak saling bicara. Dia menangis. Aku tahu, dia ingin mencari tahu apa yang sedang terjadi di dalam pernikahan kami. Tapi aku sulit memberikannya jawaban yang memuaskan, bahwa hatiku telah memilih Jane. Aku tidak mencintainya lagi. Aku hanya mengasihaninya!
Dengan perasaan bersalah, aku membuat perjanjian perceraian yang menyatakan bahwa istriku bisa memiliki rumah kami, mobil kami dan 30% aset perusahaanku.

Dia melirik surat itu dan kemudian merobek-robeknya. Wanita yang telah menghabiskan 10 tahun hidupnya denganku telah menjadi seorang yang asing bagiku. Aku menyesal karena telah menyia-nyiakan waktu, daya dan tenaganya tapi aku tidak bisa menarik kembali apa yang telah aku katakan karena aku sangat mencintai Jane. Akhirnya istriku menangis dengan keras di depanku, yang telah aku perkirakan sebelumnya. Bagiku, tangisannya adalah semacam pelepasan. Pikiran tentang perceraian yang telah memenuhi diriku selama beberapa minggu belakangan, sekarang menjadi tampak tegas dan jelas.

Hari berikutnya, aku pulang terlambat dan melihat istriku menulis sesuatu di meja makan. Aku tidak makan malam, tapi langsung tidur dan tertidur dengan cepat karena telah seharian bersama Jane.
Ketika aku terbangun, istriku masih disana, menulis. Aku tidak mempedulikannya dan langsung kembali tidur.
Paginya, dia menyerahkan syarat perceraiannya: Dia tidak menginginkan apapun dariku, hanya menginginkan perhatian selama sebulan sebelum perceraian. Dia meminta dalam 1 bulan itu kami berdua harus berusaha hidup sebiasa mungkin. Alasannya sederhana : Anak kami sedang menghadapi ujian dalam sebulan itu, dan dia tidak mau mengacaukan anak kami dengan perceraian kami.

Aku setuju saja dengan permintaannya. Namun dia meminta satu lagi, dia memintaku untuk meingat bagaimana menggendongnya ketika aku membawanya ke kamar pengantin, di hari pernikahan kami.
Dia memintanya selama 1 bulan setiap hari, aku menggendongnya keluar dari kamar kami, ke pintu depan setiap pagi. Aku pikir dia gila. Aku menerima permintaannya yang aneh karena hanya ingin membuat hari-hari terakhir kebersamaan kami lebih mudah diterima olehnya.

Aku memberi tahu Jane tentang syarat perceraian dari istriku. Dia tertawa keras dan berpikir bahwa hal itu berlebihan. “Trik apapun yang dia gunakan, dia harus tetap menghadapi perceraian!”, kata Jane, dengan nada menghina. Istriku dan aku sudah lama tidak melakukan kontak fisik sejak keinginan untuk bercerai mulai terpikirkan olehku. Jadi, ketika aku menggendongnya di hari pertama, kami berdua tampak canggung. Anak kami tepuk tangan di belakang kami. Katanya, “Papa menggendong mama!” Kata-katanya membuat ku merasa terluka. Dari kamar ke ruang tamu, lalu ke pintu depan, aku berjalan sejauh 10 meter, dengan dirinya dipelukanku. Dia menutup mata dan berbisik padaku, “Jangan bilang anak kita mengenai perceraian ini.” Aku mengangguk, merasa sedih. Aku menurunkannya di depan pintu. Dia pergi untuk menunggu bus untuk bekerja. Aku sendiri naik mobil ke kantor.

Hari kedua, kami berdua lebih mudah bertindak. Dia bersandar di dadaku. Aku bisa mencium wangi dari pakaiannya. Aku tersadar, sudah lama aku tidak sungguh-sungguh memperhatikan wanita ini. Aku sadar dia sudah tidak muda lagi, ada garis halus di wajahnya, rambutnya memutih. Pernikahan kami telah membuatnya susah. Sesaat aku terheran, apa yang telah aku lakukan padanya. 

Hari keempat, ketika aku menggendongnya, aku merasa rasa kedekatan seperti kembali lagi. Wanita ini adalah seorang yang telah memberikan 10 tahun kehidupannya padaku.

Hari kelima dan keenam, aku sadar rasa kedekatan kami semakin bertumbuh. Aku tidak mengatakan ini pada Jane. Seiring berjalannya waktu semakin mudah menggendongnya. Mungkin karena aku rajin berolahraga membuatku semakin kuat.

Satu pagi, istriku sedang memilih pakaian yang dia ingin kenakan. Dia mencoba beberpa pakaian tapi tidak menemukan yang pas. Kemudian dia menghela nafas, “Pakaianku semua jadi besar.” Tiba-tiba aku tersadar bahwa dia telah menjadi sangat kurus. Ini lah alasan aku bisa menggendongnya dengan mudah.
Tiba-tiba aku terpukul. Dia telah memendam rasa sakit dan kepahitan yang luar biasa di hatinya. Tanpa sadar aku menyentuh kepalanya.

Anak kami datang saat itu dan berkata, “Pa, sudah waktunya menggendong mama keluar.” Bagi anak kami, melihat ayahnya menggendong ibunya keluar telah menjadi arti penting dalam hidupnya. Istriku melambai pada anakku untuk mendekat dan memeluknya erat. Aku mengalihkan wajahku karena takut aku akan berubah pikiran pada saat terakhir. Kemudian aku menggendong istriku, jalan dari kamar, ke ruang tamu, ke pintu depan. Tangannya melingkar di leherku dengan lembut. Aku menggendongnya dengan erat, seperti ketika hari pernikahan kami.

Tapi berat badannya yang ringan membuatku sedih. Pada hari terakhir, ketika aku menggendongnya, sulit sekali bagiku untuk bergerak. Anak kami telah pergi ke sekolah. Aku menggendongnya dengan erat dan berkata, “Aku tidak memperhatikan kalau selama ini kita kurang kedekatan.”
Aku pergi ke kantor, keluar cepat dari mobil tanpa mengunci pintunya. Aku takut, penundaan apapun akan mengubah pikiranku. Aku jalan keatas, Jane membuka pintu dan aku berkata padanya, “Maaf, Jane, aku tidak mau perceraian.”

Dia menatapku, dengan heran menyentuh keningku. “Kamu demam?”, tanyanya. Aku menyingkirkan tangannya dari kepalaku. “Maaf, Jane, aku bilang, aku tidak akan bercerai.” Kehidupan pernikahanku selama ini membosankan mungkin karena aku dan istriku tidak menilai segala detail kehidupan kami, bukan karena kami tidak saling mencintai. Sekarang aku sadar, sejak aku menggendongnya ke rumahku di hari pernikahan kami, aku harus terus menggendongnya sampai maut memisahkan kami.
Jane seperti tiba-tiba tersadar. Dia menamparku keras kemudian membanting pintu dan lari sambil menangis. Aku turun dan pergi keluar.

Di toko bunga, ketika aku berkendara pulang, aku memesan satu buket bunga untuk istriku. Penjual menanyakan padaku apa yang ingin aku tulis di kartunya. Aku tersenyum dan menulis, aku akan menggendongmu setiap pagi sampai maut memisahkan kita.

Sore itu, aku sampai rumah, dengan bunga di tanganku, senyum di wajahku, aku berlari ke kamar atas, hanya untuk menemukan istriku terbaring di tempat tidur – meninggal. Istriku telah melawan kanker selama berbulan-bulan dan aku terlalu sibuk dengan Jane sampai tidak memperhatikannya. Dia tahu dia akan segera meninggal, dan dia ingin menyelamatku dari reaksi negatif apapun dari anak kami, seandainya kami jadi bercerai. — Setidaknya, di mata anak kami — aku adalah suami yang penyayang.

Hal-hal kecil di dalam kehidupanmu adalah yang paling penting dalam suatu hubungan. Bukan rumah besar, mobil, properti atau uang di bank. Semua ini menunjang kebahagian tapi tidak bisa memberikan kebahagian itu sendiri. Jadi, carilah waktu untuk menjadi teman bagi pasanganmu, dan lakukan hal-hal yang kecil bersama-sama untuk membangun kedekatan itu. Miliki pernikahan yang sungguh-sungguh dan bahagia.

Kisah Haru "Diane"

Mereka telah saling mengenal sejak bersekolah dan telah menjadi sahabat baik. Mereka berbagi semua dan apapun juga dan menghabiskan banyak waktubersama dalam dan setelah sekolah. Tetapi hubungan mereka tidak berkembang namun hanyalah sebatas teman. Diane menyimpan rahasia, kekagumannya dan cintanya kepada Jack. Dia memiliki alasan tersendiri untuk menyimpan hal itu sendiri.

Takut akan penolakan, takut jika Jack tidak merasakan hal yang sama, takut kalau Jack tidak menerimanya sebagai temannya lagi, takut kehilangan seseorang yang dia merasa nyaman bersamanya. Setidaknya jika dia tetap menjaga perasaannya, dia mungkin masih bisa bersamaJack dan dengan harapan, bahwa Jack lah yang akan mengatakan bagaimana perasaannya kepada Diane.

Waktu terus berjalan dan sekolah telah bubar. Jack dan Diane pergi ke arah yang berlainan. Jack melanjutkan studinya di luar negeri, sedangkan Diane mendapatkan pekerjaan. Mereka tetap saling berhubungan, dengan surat, saling mengirimkan foto masing-masing dan saling mengirimkan hadiah. Diane merindukan Jack akan kembali.Dia telah memutuskan bahwa dia memiliki kekuatan untuk mengatakan kepada Jack, bagaimana perasaan cintanya jika Jack kembali.

Dan tiba-tiba, surat dari Jack terhenti. Diane menuliskepadanya, tetapi tidak ada jawaban. Dimana dia? Apa yang terjadi? Banyak pertanyaan yang ada di kepalanya. Dua tahun berlalu dan Diane tetap berharap bahwa Jack akan kembali atau setidaknya mengiriminya surat. Dan doanya terkabul. Dia menerima surat dari Jack yang mengatakan :”Diane, aku punya kejutan untukmu… temui aku di bandara pukul 7 malam. Aku tidak kuat menunggu untuk menemuimu lagi. Cinta dan cium, Jack”.

Diane berbunga-bunga. Cinta dan cium, berarti banyak bagi seorang wanita yang belum merasakan cinta sebelumnya. Dia begitu gembira atas kata-kata itu. Ketika harinya telah tiba, Diane menunggu dengan cemas. Dia memakai pakaian terbaiknya dan berusaha terlihat secantik mungkin. Dia mencari Jack kesana kemari. Tetapi tidak dilihatnya Jack. Kemudian datang seorang wanita dengan pakaian ketat berwarna biru yang seksi. Dia begitu perhatian melihat Diane, lalu katanya :

“Hai! Aku Jacelyn, temannya Jack. Kamu Diane?” tanyanya.Diane menganggukkan kepala.“Maaf, aku punya kabar buruk bagimu. Jack tidak akan datang. Dia tidak akan datang lagi,” kata wanita itu, sambil meletakkan tangannya di pundaknya Diane.Diane tidak dapat mempercayai hal yang dia dengar !!! Apa yang telah terjadi?? Diane bingung, dia amat sangat khawatir sekali dan wajahnya menjadi pucat.“Dimana Jack? Apa yang terjadi padanya??? Katakan padaku…” Diane memohon kepada si wanita.

Si wanita melihat dengan cermat ke Diane dan dia menepuk pundak Diane dan mengatakan :
"Alamak Diano..ini Ike jack, Apakah ike terlihat Cantik sekarang"
"ich...ich...Lho Nggak Kenal Ike lagi sekarang Ye...?"
"Idich sebel.."
………dan kemudian Diane langsung pingsan.

Tamat.

Sunday, 20 March 2016

Kisah Cinta Taman Bunga

Demi membahagiakan orang yang kita cintai, kita bisa rela melakukan apapun. Asalkan ia bisa kembali tersenyum, berkorban pun rela. Bagaimana pun cinta sejati dan ketulusan hati itu perlu bukti langsung.



Di kota Shintomi, Miyazaki, Jepang ada sebuah taman bunga yang begitu indah. Saat musim semi tiba, ribuan bunga berwarna pink shibazakura akan mekar. Bahkan pengunjung yang datang mulai dari bulan Maret hingga April bisa mencapai 7.000 orang. Ribuan orang datang ke taman bunga tersebut tak hanya untuk menikmati keindahan bunganya, tapi juga karena tertarik dengan kisah mengharukan di balik pembuatan taman bunga tersebut.

Taman bunga tersebut rupanya dimiliki oleh pasangan suami istri Mr dan Mrs. Kuroki. Setelah menikah tahun 1956 lalu, mereka membeli lahan yang dulunya lahan peternakan. Sehari-hari mereka beternak 60 ekor sapi dan mencukupi semua kebutuhan dari pekerjaan tersebut. Meski kadang hidup mereka berat tapi keduanya selalu berusaha untuk menjalaninya dengan baik.


 
Namun, sayang setelah menikah 30 tahun, Mrs. Kuroki di usianya yang ke 52 kehilangan penglihatannya akibat komplikasi penyakit diabetes yang diidapnya. Merasa seakan dunia sudah berakhir, Mrs. Kuroki malah menutup dirinya dan mengucilkan dirinya dari dunia luar. Pasti dia merasa sedih sekali, ya Ladies.

Melihat kondisi istrinya seperti itu, Mr. Kuroki jelas ikut sedih. Istri yang tadinya periang mendadak jadi pemuram. Dari situ, Mr. Kuroki berpikir seandainya ada satu atau dua pengunjung yang datang pasti bisa sedikit menghibur hati istrinya.


Suatu hari, Mr. Kuroki melihat bunga shibazakura mekar di kebun dan ia menyadari kalau bunga tersebut tak hanya indah dipandang tapi juga mengeluarkan aroma harum semerbak. Sebuah ide tercetus. Ia berpikir kalau ia bisa membuat taman bunga, maka istrinya masih punya kesempatan untuk menikmati keindahannya melalui indera penciumannya. Selain itu akan ada banyak orang yang datang berkunjung dan bisa jadi hiburan tersendiri untuk sang istri nantinya.

Selama dua tahun, Mr. Kuroki membuat fondasi taman tersebut, menebang sejumlah pepohonan, dan mulai menanam bunga. Dan usaha kerasnya berbuah manis. Bunga-bunga cantik terhampar mengagumkan. Pesonanya menarik ribuan pengunjung. Dan yang lebih penting lagi, sang istri bisa kembali tersenyum merasakan keindahan yang telah diciptakan oleh suami tercintanya.

Mr. Kuroki memang benar-benar seorang suami sejati, ya Ladies. Demi mengembalikan kebahagiaan sang istri, ia sampai rela menciptakan hamparan bunga yang indah tersebut.

Doraemon "Would you marry me?"

"Would you marry me?" Acara melamar sang kekasih biasanya hanya akan dilakukan sekali seumur hidup. Tak heran bila banyak pria yang rela melakukan hal-hal unik dan gila agar lamarannya bisa diterima oleh sang kekasih. Salah satunya adalah dengan mengenakan kostum Doraemon. 



Seorang pria di Cina sengaja memakai kostum Doraemon untuk melamar sang kekasih. Dia rela memakai kostum yang sangat berat dan panas itu demi memperjuangkan cintanya dan bisa menjadikan sang kekasih sebagai istrinya. Namun, sayangnya, lamaran pria ini ditolak. Ups, pastinya pria itu malu banget ya, apalagi kalau ditonton begitu banyak orang seperti itu.


Melamar sang kekasih biasanya akan jadi momen yang penuh rasa cemas dan khawatir. Sang pria khawatir jika lamarannya ditolak, belum lagi jika semua perjuangan yang ia kerahkan berakhir dengan rasa kecewa. Ditambah dengan kostum karakter yang lucu seperti Doraemon, hmm... menerima penolakan pastinya akan membuat sang pria ingin segera menyembunyikan wajahnya.

Ladies, jika Anda boleh memilih, Anda ingin dilamar dengan cara apa dan yang bagaimana? Dengan cara yang romantis, unik, atau cukup dengan sekuntum bunga saja?

Jika yang melamar itu adalah kekasih Anda dan memang sudah bersama Anda selama bertahun-tahun, Anda mungkin bisa dengan yakin menerima lamarannya. Tapi perlu diingat juga kalau melangkah ke jenjang selanjutnya (pernikahan) itu juga butuh pertimbangan dan perhitungan yang matang. Saat Anda sudah mantap berkata iya dan menerima lamaran kekasih Anda, saat itu Anda sudah harus siap berkomitmen pada segala hal yang akan terjadi dan dialami di dunia pernikahan.

Kalau yang melamar Anda bukan lah orang yang sukai, sebaiknya tolaklah lamaran dengan cara yang halus. Meskipun Anda tidak menyukai pria tersebut, Anda tak seharusnya memperlakukannya dengan kasar atau mempermalukannya. Menolak dengan cara yang baik-baik juga nantinya akan membuat hubungan Anda dengan pria tersebut tetap baik di masa yang akan datang.

Bagi Anda yang sedang menanti lamaran, bersabarlah. Pria yang tepat akan datang melamar Anda pada saat yang tepat. True love will show up on the perfect time.

I Love You

I Love you
I Love you
Cowok : Sayang (megang tangan si cewek)
Cewek : Iya sayang
Cowok : Kamu sayang gak sama aku??
Cewek : Iya sayang, aku sayang banget sama kamu
Cowok : Kalo sayang, aku boleh minta sesuatu gak??
Cewek : Boleh yank, apa??
Cowok : Aku mau kamu cari pacar baru
Cewek : Kok kamu ngomong gitu yank?
Cowok : Karena selama ini aku gak bisa memberimu apapun, dan gak bisa buatmu bahagia.
Cewek : Sayang jangan kayak gitu.
Cowok : Gak yank, kamu harus nyari yang baru, yang lebih bisa bahagiain kamu, dan kamu bisa kembali padaku lagi jika aku sudah bisa bahagiain kamu.
Cewek : Nggak yank, aku gak mau, aku maunya selalu sama kamu (sambil nangis) :')
Cowok : Kamu tau kan, sampai detik ini aku belum bisa bahagiain kamu.
Cewek : (meluk cowoknya) aku bahagia sama kamu, aku gak mengharapkan apa² dari kamu, aku terima apa ada nya kamu, bahagia atau susah aku ingin selalu bersama kamu.
Cowok : Makasih sayang, kamu mau bertahan sama aku, aku bahagia milikin kamu
Cewek : Iya sayang, aku akan selalu setia mencintaimu.
Cowok : (membisikan sesuatu di telinga ceweknya) i Love you...
Cewek : I Love you too sayang (lalu meluk cowoknya)..

Thursday, 11 February 2016

Boy Dan Reva ( Tak Kasat Mata ) Episode 4

Tak kasat mata.

Boy : oh gtu..
Iyan : iya boy , lu tadi ngobrol apa aja sama dia.
Boy : dia bilang kalo dia anak baru terus pas gue tanya kenapa muka dia pucet, terus dia jawab karna dia lg sakit.
Mondy : mungkin dia mau nyampein sesuatu sama lu boy.
Boy : iyya mungkin,
Boy berfikir dalam hati "apa dia mau minta tolong kayak si raya itu yha"
Iyan : boy boy..
Boy : eh eh iyya , knp yan..
Iyan : yeh yha lu malah ngelamun!! Boy : iyya sorry,
Bel pun berbunyi dn mereka memulai pelajaran, singkat cerita, bel istirahat berbunyi.

Boy : guys gue duluan ya..
Iyan : mau kemana lu.?
Boy : ada urusan bentar
iyan : owh oke.
Boy pun menuju kantin untuk menemui reva.

boy : hay rev.
Reva : eh lu boy , ada apa ?
Boy : gue mau cerita nih.
Reva : cerita apa sih?
Boy : lu masih inget nggak, soal cewek yang gue bilang tadi.
Reva : iyya inget emang kenapa?
Boy : dia itu arwah rev!!
Reva : ohh gtu.
Boy : kok lu jawabnya standar gitu sih..
Reva : gue udah tau.
Boy : hah udah tau, tau dari mana lu?
Reva : yha tau lah, org gue satu a....
( tiba2 reva berhenti bicara )

Boy : satu apa rev?
Reva : nggak-nggak, udah lupain, owh terus sekarang lu mau gimana?
Boy : gue sih curiganya dia mau nyampein sesuatu ke gue, kayak si raya itu.
Reva : iya mungkin juga.
Boy: gue mau ketemu dia lagi rev.
Reva : lu yakin??
Boy : iya gue yakin.
Reva : ya udah temuin gue nanti pulang sekolah di belakang.
Boy : hah di belakang sekolah!!
Reva : iyya..
Boy : oke gue usahain.
Reva : tapi inget jangan bawa siapa-siapa ya..
Boy : kenapa??
Reva : pokoknya jangan!!
Boy : oke lah , ya udah gue ke kelas dlu yha.
Reva : oke...
Boy pun ke kelasnya dan singkat cerita bel pulang pun berbunyi.

Iyan : ayok mon boy balik.
Mondy : ayok.
Boy : sorry gue gak bisa bareng kalian.
Iyan : lu kenapa sih boy, sekarang lu jarang pulang bareng kita.
Boy : gue mau ketemu si reva.
Iyan : wah reva siapa tuh kenalin dong..
Boy : iya nanti gue kenalin, tapi nggak sekarang.
Iyan : emang kenapa?
Boy : dia minta gue buat nggak bawa temen.
Iyan : owh gtu, yha udah deh..
Boy : ya udah gue duluan, dah..
Boy pun pergi untuk menemui reva.

Reva : dari mana aja lu.
Boy : sorry.
Reva : okke deh gakpapa.
Boy : jadi gimana nih.
Reva : sekarang lu cari dia di sekitar sni, ada dia nggak.
Boy pun mencoba mencari angel.

Boy : eh rev rev itu tuh...
Reva : ya udah sana samperin.
Boy : okke.
Boy pun menghampiri angel.

Boy : apa maksud kamu nampakin diri ke aku? ( tanya boy ).
Angel pun mencoba memberi tahu boy dengan membuat boy seperti orang yang kesurupan, singkat cerita.

Reva : gimana boy, gue lihat tadi lu kayak orang nggak sadar gitu.
Boy :iya tadi dia kayak ngasih tau gimana kejadian dia bisa meninggal dan apa mau dia sekarang .
Reva : terus mau dia apa?
Boy : dia mau gue bales orang yang udah ngebunuh dia.
Reva : lu mau bunuh orang yang udah ngebunuh angel.
Boy : nggak, tapi si angel cuma mau si melly CS ngakuin kesalahannya.
Reva : terus lu punya rencana apa?
Boy : nggak tau nih.
Reva : ya udah nanti kita ketemuan lagi, nanti malam di caffe depan.
Boy : oke
Reva : inget ya, jangan bawa temen. Boy : kenapa sih , setiap gue ketemu sama lu, lu nggak boleh gur bawa tmn, lu ada masalah ssma temen gue ya..
Reva : ah nggak nggak, ya pokoknya ntar kita ketemu di caffe depan, sekarang kita pulang dulu.
Boy : oke deh
Reva : inget jangan bawa temen.
Boy : iyya...
Mereka pun pulang ke rumah masing-masing.

Boy : kok sekarang gue suka liat hal2 yang gaib gitu Yha, apa mungkin ini keturunan ya, ah gue tanya mamah aja kali ya.
Boy pun menuju ke bawah untuk menanyakan kepada mamahnya.

Boy : mah..
Mamah : iyya ada apa?
Boy : apa keluarga kita ada yg bisa lihat hal gaib gitu.
Mamah : nggak ada, emang kenapa?
Boy : nggak ada terus kenapa gue bisa lihat hal kayak gituan ( dlm hati ).
Mamah : emang kenapa boy?
Boy : ehh nggak papa mah, ya udah mah boy ke atas lagi ya.
Mamah : eh iyya udah.

Boy : gue heran deh sma hal2 yang gue alamin, selama ini gue nggak pernah tuh ngalamin hal2 kayak beginian, sejak kapan ya gue ngalamin hal kayak gini ( mencoba mengingat ) owh iya semenjak gue nemu belati di atas toilet mall, iya iya bener, semenjak gue nemu benda itu gue jadi kayak gini ( boy pun mengambil barang itu ) ah nggak ada yang aneh kok sama barang ini, ya udah nanti malam gue kasih tau ajah sama si reva, sekarang gue mau tidur dulu, ( boy pun tertidur ).

Bersambung.....

Monday, 8 February 2016

Boy Dan Reva ( Tak Kasat Mata ) Episode 3.

TAK KASAT MATA

Di depan gerbang TPU , boy pun melirik ke arah kuburan raya, dan boy melihat raya sedang tersenyum kepadanya, dengan wajah yg bersinar seakan sedang mengucapkan terima kasih, dan boy pun membalas senyuman itu.

Sesampainya di rumah boy langsung membanting tubuhnya di sofa.
Boy : akhirnya selesai juga.
Mamah : abis dari mana kamu?
Boy : abis dari rumah iyan mah ( bohong ).
Mamah : nggak mau makan?
Boy : nggak deh mah, boy masih kenyang kok.
Mamah : emang habis makan apa?
Boy : makan angin mah.
Mamah : udah makan sana.
boy : iya mah nanti, boy mandi dulu ya.
Mamah : ya udah sana.
Boy pun menuju ke kamar nya.

Boy : gila capek banget gue, baru kali ini ngebantu orang sampai capek kayak gini, ehh bukan orang, itu kan arwah, tidur dulu ahh.
Boy pun tertidur.

Mamah : boy boy bangun nak..
Boy : ahhhhhh apa mah, boy capek.
Mamah : makan dalu yuk, udah malem.
Boy : hah udah malem.
Mamah : liat jam sekarang?
Boy : kok jm 8 mah, tadi boy tidur jam 4 deh.
Mamah : kamu capek banget ya..
Boy : iya nih mah.
Mamah : abis ngapain sama iyan?
Boy : ada lah mah, ya udah boy mandi dulu mah.
Mamah : jadi kamu belum mandi?
Boy : belum mah, hehhe...
Mamah : ya udah sana mandi.
Singkat cerita, pagi pun datang.

Boy yang hari itu nggak pakai motor yang biasa dia bawa karena motornya lagi di bengkel, boy hari ini naik angkot.
Boy : kiri pak.
Supir : iya dek.
Boy : nih pak.
Supir : nih dek kembaliannya.
Boy : nggak usah pak, ambil aja.
Supir : mksh deh.
Boy : ya pak sama-sama.
Boy pun berjalan memasuki sekolahnya dan boy melihat cewek yang sedang turun dari angkot.

Boy : siapa tuh!!! kayaknya gue nggak pernah lihat deh, apa murid baru kali ya, udah mukanya pucet banget lagian.
Boy pun menghampiri si cewek.

Boy : hay..
Si cewek : hay..
Boy : sekolah di sini juga?
Si cewek : iya, baru pindah.
Boy : owh pantes gue baru lihat, nama loe siapa?
Si cewek : nama gue angel.
Boy : owh gue boy.
angel : senang bertemu dgn mu Boy: owh iyya kenapa mukamu pucet gitu?
Angel : habis sakit.
Boy : owh,  ya udah yuk kita masuk bareng.

Boy : kok semenjak kejadian si raya selesai, gue nggak ngelihat si reva ya ( ngomong sndri).
Reva : cie...yang kangen sama gue.
Boy : kayak setan aja loe, tiba-tiba nongol gitu, lagian siapa yang kangen sama loe.
Reva : alah udh deh ngaku aja.
Boy : nggak.
Reva : munafik loe boy.
Boy : udh ah terserah loe.
Reva : cie cie muka lu merah tuh.
Boy : nggak tuh.
Reva : makan mulu loe..
Boy : eh iyya loe mau nggak?
Reva : ah nggak-nggak, gue lagi puasa.
Boy : upss sorry, nggak tau.
Reva : ah gapapa, santai aja, lanjutin aja makannya.
Boy : nggak mau ah, masa gue makan di depan orang puas, jalan-jalan yuk?
Reva : kemana?
Boy : keliling sekilah.
Reva : ayuk..

Boy : kok semuanya lihatin kita ya?
Reva : ah mungkin mereka sirik.
Boy : hahaha iya mungkin, owh ya gue mau cerita.
Reva : cerita tentang apa?
Boy : tadi gue ketemu cewek, cantik sih tapi mukanya pucet terus datar gitu, setiap gue tanya dia nggak ada ekspresinya gitu terus juga gue baru lihat di sekolah ini.
Reva : mungkin dia anak baru juga.
Boy : tapi pandangan dia itu kosong rev.
Reva : ya udah ntar kita tanya yang lain, siapa tau ada yg lihat.
Boy : iya-iya..
Reva : jalan-jalanya udah ah, gue cape, gue masuk kelas dulu ya.
Boy : oke bye..
Reva : bye..
Boy pun masuk ke kelasnya dan langsung cerita tentang si angel.

Boy : eh guys..
Mondy : apa..
Boy : tadi gue lihat ada cewek..
Iyan : cantik kagak.
Boy : ih bentar gue belum selesai, maen potong ajah lu.
Mondy : lanjutin boy.
Boy : iya gue ketemu sama cewek, cantik sih cuma kelakuannya agak aneh gitu mukanya pucet terus kalau ngomong sama gue trus jawab pertanyaan gue mukanya tuh datar dan nggak ada ekspresi gitu.
Iyan : ciri-cirinya gimana?
Boy : ya cantik sih, kulitnya putih, rambutnya lurus terus pakai behel gitu, pakai tas hello kitty.
Iyan : nama dia siapa.
Boy : angel.
Iyan dan mondy pun saling berpandangan
Iyan : lu yakin liat dia.
Boy : iya yan gue yakin.
Mondy : dia itu...
Boy : siapa sih..
Iyan : dia itu angel anak 10 IPA2.
Boy : owh gtu , cantik tau.
Mondy : iyya sih cantik, tapi..
Boy : tapi apa mon?
Mondy : dia udah meninggal tahun lalu.
Boy : hah meninggal.
Iyan : iyya boy.
Boy : jadi yang gue lihat tadi setan dong.
Iyan : kemungkinan gitu
Dalam fikirannya boy berkata "masak gue bisa lihat setan lagi sih, kenapa gue harus berurusan sama hal-hal kayak gini lagi.

Boy : dia meninggal kenapa?
Mondy : dulu dia culunnnnn banget jadi kakak kelas tuh selalu nge-bully dia, padahal dia itu cantik tapi karena keculunannya itu jadi dia selalu di jaili sama yang lain terutama melly CS.
Boy : melly yang rese itu?
Iyan : iya..
Mondy : nah suatu hari, si angel pulang agak terlambat karena hari itu jadwal dia piket, terus hari itu di manfaatkan oleh melly CS buat ngerjain si angel, nah tasnya si angel di sangkutin di atas pohon itu ( nunjuk pohon ), terus pas angel pengin ngambil tasnya, tiba-tiba dia kepeleset dan kepala dia kebentur agak keras, sehingga kepalanya ngeluarin darah banyak bgt, dan melly CS malah ninggalin dia dalam keadaan kayak gitu, terus ada satpam lewat dan membawa angel ke RS tapi nyawanya nggak ketolong.
Boy : owh gtu..

Bersambung....

Boy Dan Reva ( Tak Kasat Mata ) Episode 2.

TAK KASAT MATA

Boy : oke, ya udah gue pulang dulu.
Reva : owh iya , bye..

Boy pun pulang, singkat cerita jam menunjukan pukul 19.00.

boy : oke gue harus ke taman itu sekarang.

Boy pun pergi ke taman tersebut dan saat boy sampai di taman, ternyata reva sudah ada di sana.

Boy : maaf gw lama.
Reva : ah nggakpapa, gue juga baru datang kok.
Boy : oke deh, sekarang gue harus gimana biar bisa ketemu si raya itu. Reva : oke, kemarin loe lihat dia dimana?
Boy : tuh disana , ( nunjuk kursi taman )
Reva : tuhh dia ada!!!
Boy : loh kok ada, tadi perasaan nggak ada.
Reva : udah buruan sana loe samperin, terus loe tanya apa maksud dia nampakin diri k loe.
Boy : tapi, ( agak ragu ).
Reva : ikutin kata hati loe boy.
Boy : huffffttt oke , gw coba.
Boy pun nyamperin si raya.

Boy : kamu sahabatnya reva kan, aku cuma mau tanya kenapa kamu nampakin diri ke aku.?
Saat boy tanya, raya malah berdiri lalu pergi. Boy pun kembali ke tempat reva berada.

Boy : gimana nih , kok dia malah pergi..
Reva : mungkin dia mau nunjukin sesuatu.
Boy : tapi apaa?
Reva : ya udah ayo kita ikutin. ( narik tangan boy ).

Benerapa saat kemudian.
Boy : ini di mana, apa ini ada dialamnya raya?
Reva : nggak, ini masih di kota di mana kita tinggal, ini di pelosok kota kita, ini tempat tinggal raya.
Boy : ini rumah raya??
Reva : iyya..
Boy : ya allah, prihatin banget, terus skrg gw harus gmna?
Reva : itu dia , ikuti lah dia.
Boy : ya udah ayo..
Reva : nggak, loe sendiri.
Boy : hah sendiri, mana gue berani !!!
Reva : loe pasti bisa kok.
Boy : ta...tapiiii..
Reva : ikuti lah dia boy, dia membutuhkan loe.
Boy: oke lah, gue ikutin dia.

Boy pun mengikuti kemana raya pergi dan raya pun berhenti tepat di depan rumah yang sangat kumuh dan tidak layak huni.
Boy : kok dia berhenti disana, apa maksud dia, apa itu rumah dia, ahh iyya iyya itu kayaknya rumah dia, gue harus kesana.

Boy pun mengetuk pintu rumah tersebut.
Boy : assalamualikum..
Sang ibu : wa'alaikum sallam ( membuka pintu )
Boy : maaf bu saya ganggu.

Waktu itu dari dalam terdengar suara anak kecil berteriak. "ibuu siapa yg datang , kak raya sudah pulang yha"
Ibu : ada keperluan apa yha?
Boy : apa benar ini ibunya raya?
Ibu : yha benar, apa ade ini temannya raya, dimana raya sekarang, kok dia tidak ikut kamu?
Boy : maaf bu sebelumnya, saya mau ngasih tahu, kalo raya sudah meninggal.
Ibu : apaa !!!
Adenya : ibu kak raya nggak meninggal kan, kak raya kan lagi kerja buat kita makan.
Mendengar kata-kata adik kecil itu, hati boy pun menangis dan berkata "sungguh kasihan keluarga kecil ini, mereka kehilangan sesorang yang sangat mereka sayangi sekaligus seseorang yg menjadi tulang punggung keluarga".

Ibu : gimana kejadiannya
Boy : saat raya ingin mengambil tempat uang miliknya, raya ketabrak mobil dan langsung meninggal di tempat.
Ibu : terus dari mana kamu tau ini rumahnya raya, kelihatan dari gaya pakaian kamu, kamu anak orang berada dnn nggak mungkin berteman dengan raya.
Boy : iya bu, entah kenapa arwahnya raya tiba-tiba menampakan diri ke saya, dan seakan meminta tolong untuk memberitahu ibu.
Ibu : terus dimana dia sekarang, dimana jasad dia ?
Boy : dia ada di rumah sakit bu.
Ibu : antar ibu ke sana nak.
Boy : sekarang kan udah malem bu, gimana kalau besok saja.
Ibu : ya sudah baiklah.
Boy : ya sudah saya pamit bu,dah adik kecil yg imut, sampai jumpa besok.
Boy pun meninggalkan rumah itu.

Reva : gimana boy ?
Boy : kehidupannya sangat prihatin, besok gue kesini lagi buat nganter ibunya ke rumah sakit.
Reva : oke gue tunggu loe disini besok, sekarang kita pulang.
Boy : oke bye..
Mereka pun pulang ke rumah masing-masing, Singkat Cerita pagi pun datang.

Boy : gue harus buru-buru kesana nih, gue nggak mau buat mereka menunggu.
Boy pun menuju ke tempat yang semalam.

Boy : sorry rev gue baru datang.
Reva : iya gpp.
Boy : ya udah ayok...
Reva : gue tunggu di sini ajah, loe kesana sendiri
Boy : owh ya udah.
Boy pun kerumah raya.

Boy : eh ibu sudah menunggu lama?
Ibu : ah ngk nak , ya sudah ayo kita berangkat.
Boy : ayo, loh kemana
Reva ibu : reva siapa nak?
Boy : temanbu , ya sudahh lah, mungkin dia udah duluan.
Singkat cerita jasad raya pun sudah dimakamkan.

Ibu : terimakasih nak.
Boy : iya bu sama-sama, ya udah ayo kita pulang.
Ibu : ayok..
Di depan gerbang TPU, boy pun melirik ke arah kuburan raya, dan boy melihat raya sedang tersenyum kepadanya, dengan wajah yang bersinar seakan sedang mengucapkan terima kasih dan boy pun membalas senyuman itu.

Nantikan cerita selanjutnya...

Sunday, 7 February 2016

Hito Ngambeg Ke Raya, Kenapa?

Cerita Lucu Hito dan Raya. Selamat menikmati..

Hito: Hey boleh kenalan gak?
Raya: hey juga, boleh aja,,
Hito: Anak mana?
Raya: suami ajah belum punya apa lg anak,..
Hito: kamu tinggal di mana?
Ray: iya di rumahlah masak di supermarket..
Hito: Maksudku tu rumahnys di mana neng.??
Raya: rumahnya gak kemana-mana lah, emang keong bawa-bawa rumah..
Hito: Uuaaasseemm.. No. hp nya aja deh..
Raya: no. hp nya kenapa bang, hangus ya.?
Hito: Astaga ni cewek (Sambil ngelus dada) maksudnya aku minta hp u..
Raya: jangan deh bang,
Hito: lah kenapa?
Raya: aku kan cuma punya satu nomor hp, kalau aku kasih ke abang, aku gak punya lagi dong, maksa ama sih, amat aja gk maksa..
Hito: Kampak mana Kampak, golok mana golok..
Hito: no. hp lo berapa? (bikin emosi aja ni cewek)
Raya: ih, dari tadi di bilangin no. hp aku cuma satu bang, maksa amat sih, amat aja gak maksa-maksa..
Hito: Kampak mana kampak, Golok mana golok..

Akhirnya hito pergi dengan kecewa lagi galau berat bin ndongkol..

Boy Dan Reva ( Tak Kasat Mata ) Episode 1.

TAK KASAT MATA

Boy melihat ada cewek rambut panjan di taman, boy pun menoleh ke arah pintu karena di panggil mamanya. Saat boy kembali melihat k arah taman, perempuan itu sudah tidak ada.

Boy : kemana dia, ach sudahlah ngak penting, mending gue makan. ( boy pun turun ke bawah )
Boy : malem mah pah.
Mamah & papah : malem nak. Mamah : ayo makan, biar mamah yang ambilin boy.
Boy : nggak usah mah, biar boy sendiri.
Mamah : owh ya udah..
Boy : mah pah !!
Mamah & pph : apa !!
Boy : tadi sebelum mamah manggil boy, boy ngeliat cewek di taman depan komplek, terus kan pas mamah manggil boy, boy nengok ke arah pintu dan pas boy liat lagi ke taman itu, si cewek udah nggak ada.
Mamah : mungkin itu si ani, anaknya pak satpam.
Boy : bukan mah, dia rambutnya panjang kok.
Papah : mungkin kamu salah lihat boy
Boy : nggak mungkin pah, soalnya dia duduk tepat di bawah lampu taman, jadi keliatan jelas banget, dia seumuran aku trrus rambut dia panjang, tapi aku nggak ngelihat muka dia, karena dia duduk ngebelakangin aku.
Papah : ya udah kamu makan dulu, nanti kamu pikirinnya di kamar ajah.
Boy : boy nggak nafsu makan mah pah, boy ke kamar dulu ya.
( Boy pun kembali ke kamarnya )
Boy : tadi siapa ya, kayaknya bukan anak komplek sini deh, ya udahlah sekarang gue tidur dulu terus besok gue ceritain ke si iyan sama si mondy.

Keesokan harinya.
Boy : eh guys , lu tau nggak..?
Iyan : gimana kita mau tau boy, lu ajah belum cerita.
Boy : ya mangkanya sekarang gue mau cerita ni.
Mondy : emang apaan sih boy!!
Boy : tapi lu jangan kaget ya..
Iyan : pasti cewek kan.
Boy : syuttttt bukan.
Mondy : ya udah ceritain cepet.
( boy pun menceritakan semua nya dari awal dia ngelihat sampai si cewek hilang dari pandangannya. )
Iyan : ah mana mungkin, Pasti loe ngigau boy.
Boy : ih suer deh, gue nggak bohong
Mondy : ya udah ah, ntar di omongin lagi di kelas, udh bel tuh, yuk masuk.
Iyan : ayok..
Boy : ya udah kalian duluan ajah, gue mau ngabisin ini dulu.
Mondy : ya udah kita duluan boy.. Boy : oke.

Ternyata dari tadi ada cewek yang nguping pembicaraan mereka.
Si cewek : gue tau siapa yang lagi loe bicarakan.!!
Boy : lu nguping ya..??
Si cwe : kenalin gue reva.
Boy : kayaknya gue nggak pernah lihat loe di sini deh.
Reva : gue pindahan dari sekolah di seberang sana.
Boy : owh gitu..
Reva : ini hari pertama gue masuk sekolah ini.
Boy : owh iya gue boy, loe nguping pembicaraan gue sma temen gue..??
Reva : iya sorry , gue tadi nggak sengaja, karena cerita loe menarik, gue jadi penasaran.
Boy : owh gtu, ya udah gue ke kelas dulu ya.
Reva : loe nggak mau tau dia itu siapa.
Boy : mau banget , emang loe tahu dia siapa.
Reva : gue sangat sangat sangat tau.
Boy : emang dia siapa?
Reva : kalau loe mau tahu dia itu siapa, loe temuin gue sepulang sekolah nanti, di bawah pohon itu.( menunjuk sebuah pohon )
Boy : kenapa harus pulang sekolah, kenapa nggak istirahat aja..??
Reva : gue nggak mau cerita gue keputus karena waktu istirahat itu sangat singkat.
Boy : owh oke deh, gue ke kelas dulu ya..
Reva : iyya Sepulang sekolah

Setelah pulang sekolah.
Boy : mana nih dia.
Reva : heyyy..
Boy : dari mana ajah..??
Reva : sorry lama, tadi habis ngurusin surat pindahan.
Boy : oke gak apa-apa, gimana nih cerita yang tadi.
Reva : oke gue ceritain, dia itu namanya raya, dia seorang pengamen jalanan, pada suatu hari ia sedang mengamen, nah karena tempat buat uang yang dia punya jatuh ke jalanan, akhirnya dia mengambilnya, dan secara bersamaan, ada mobil yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi, dan dia langsung meninggal seketika setelah di tabrak oleh mobil itu.
Boy : jadi dia arwah penasaran?
Reva : sepertinya. Boy : kok loe kenal dia?
Reva : dia itu sahabat gue dari kecil. Boy : sorry, nggak maksudku buat loe sedih.
Reva : iya gakpapa kok.
Boy : kalau gue mau nemuin dia lg, gue harus kemana.
Reva : kita ketemuan nanti malam di taman depan komplek rumah lu.
Boy : oke, ya udah gue pulang dulu ya..
Reva : owh iya, bye...
Bersambung...

Nantikan cerita selanjutnya, terimakasih.

Asal Kamu Bahagia

cowok: Sayang, kita ketemuan yuk.. cewek: aku lagi males.
cowok: kamu marah ya sama aku?
cewek: udah deh, jangan BBM AKU terus ribut tau.
cowok: ya udah deh..
(keesokan harinya cowok tersebut mendapat kabar kalau ceweknya kecelakaan dan matanya mngalami kebutaan, kemudian cowok itu pergi kerumah sakit)

cowok: sayang kamu kok bisa gini? (cowok itupun terus menangis sambil memeluk ceweknya)
cewek: Sayang????
cowok: kamu udah sadar?
cewek: sayang kok gelap semua ya..
(cowok tersebut pun menangis)

cewek: aku buta ya?
cowok: iya, tapi besok kamu akan dioprasi agar kamu bisa melihat lagi.
cowok: aku pulang dulu ya sayang.
cewek: ya,tapi kamu besok datang ya..
(keesokn harinya cewek it pun melakukan oprasi,dan oprasinya berhasil)

cewek: ibu pacar aku mana?? ibu: dia belum datang.(sambil menangis)

Setelah 3 hari cewek itu pun pulang kerumah dan langsung masuk kerumah karena, dia kecewa pacarnya nggak datang Dan saat dia membuka pintu kamar dia melihat boneka hello kitty besar dan saat ia membka bungkusan boneka tersebut dia melihat ada sebuah alat perekam kemudian cewek itu pun mendengarkan isi rekaman itu. isi rekamannya yaitu (Sayang mungkin saat kmu mendengarkan isi rekaman ini aku udah nggak Ada lagi di dunia, aku sekarang aku udah tenang karena kamu sudah bisa melihat lagi, hanya ini yg bisa aku berikan buatmu, i love u
cewek itu pun trus menangis...

Pesan dari kisah ini, jangan kau abaikan cinta yang tulus. Semoga bisa memberi inspirasi anda dan terimakasih.

Friday, 5 February 2016

Diaryku Sayang

Cerita Berawal Lewat Telfon
Cewe : Sayang kamu dimana ?
Cowo : di kantor kenapa?
Cewe : Yang, sekarang kita ketemuan yuk ke taman biasa
Cowo : mau ngapain sih? ( nada kesel)
Cewe : jalan - jalan aja di taman
Cowo : Ah ga ada waktu gua jalan - jalan, gak jelas gitu.
Cewe : Aku mohon, sekali ini aja
Cowo : Kamu tuh gak ngertiin aku banget sih, aku banyak kerjaan tau gak sih.
Cewe : Cewe, pokoknya nanti aku tunggu kamu di taman ya (nutup telfon)

Di taman cewek menunggu 5-6 jam ,namun si cowo gak datang.

Cewe : duuh , kemana sih.. (sambil nulis dairy)

Ke esokannya, lewat telfon
Cewe : yang ? kok gak dateng kemaren?
Cowo : lagi sibuk, loenya aja yang gak ngertiiin gue (kesel) Yaudah, nanti sore kita ketemu di taman lagi
Cewe : bener ya? jangan bohong lagi ya ?
Cowo : iya, udah dulu ya biar cepet selesai tugas kantornya ! (nutup telfon) Ditaman, melihat buku dairy
Cowo : loe dimana?
Cewe : lagi beli minum? kamu duduk aja di situ.
Cowo : iya, cepetan ya..(nutup telfon)

Halaman dairy tersebut terbuka tertiup angin, dan cowok membaca catatan tersbut yang berisi "Sayang, kok kamu udah gak kaya dulu sih, udah gak seromantis dulu, sekarang udah mulai cuek, jadi suka marah, aku ingin kamu yang dulu,yang perhatian, sayang, dikit-dikit nelfon, kalo kamu udah gak sayang bilang aja ? biar aku tau , kalo aku udah gak bisa bikin kamu nyaman, aku rela kok kalo kamu mau nyari yg lebih dari aku, intinya aku rela ngorbanin perasaan ku demi kebahagiaan mu, aku sayang kamu, aku berharap kamu seperti dulu lagi "

Cewe : lah kok kamu baca dairy aku?
Cowo : (Meluk cewe dengan erat) Maafin aku ya sayang, aku janji aku akan jadi lebih baik lagi, seperti yang kamu inginkan
Cewe : Makasih ya sayang..

Sekian dan terimakasih.

Thursday, 4 February 2016

Kisah Cinta Yang Sedih

Selamat membaca yaa!!
KISAH SEDIH
Sebuah pembicaraan di telpon

Cewe : "sayang , aku sudah pulang, jemput aku ya say?"
Cowo : "kamu udah pulang? Kok gak ngabarin sih? Aku ada acara ne sama temen sejam lagi ya."
Cewe : "iya gapapa sayang, aku tungguin."
Cowo : "lagian kamu pulang kok ngedak-dak sih, gak ngasih tau lagi.."
Cewe : "maaf sayang kakak lagi di kantor, mama lagi sakit, lagi pula kan pengennya yang pertama kali aku liat itu kamu, maaf kalo nyusahin kamu "
Cowo : "iya gapapa, tunggu 45 menit lagi ditempat biasanya.."
Cewe : "hallo sayang, yah kok mati sih hapenya."

(Rupanya si cowo matiin hpnya karena ngeliat hp nya
terus bunyi..)

Jam 22:00 Setelah acara teman nya selesai si cowo pun langsung jemput ceweknya di tempat biasanya. Tapi gak ketemu.
Dia mengaktifkan hpnya ada 5 sms yang diabaikan oleh si cowo. Kemudian si cowok menelfon cewenya karena si cewek udah nggak ada ditempat itu, dan hp nya ternyata sudah nggak aktif lagi.

Cowok : "Kalo soal ga dijemput kenapa pake matiin hp
sih" (kata si cowok sambil menggerutu)

Akhirnya si cowo pun menuju kerumah cewenya, namun tak ada orang. Sewaktu dia ingin pulang, langkahnya terhenti ketika ada sebuah ambulance datang..

Kakak si cewe : "Kemana aja kamu?? Adik ku di rampok, dia nungguin kamu , bukan untuk nunggu kematiannya !
Berkali kali aku sms dia pulang , tapi dia tetep bersikeras nungguin kamu ! Kalo gini jadinya siapa yang kehilangan dia, bukan kamu ! Tapi kita semua !" (sambil emosi yang
meradang)

Si cowo pun hanya diam mematung tanpa suara karena
ternyata si cewe dah meninggal karena dirampok ditempat biasanya dia menunggu. Dan yang lebih bikin dia sedih adalah setelah dia membuka hpnya dan membaca sms dari ceweknya, yang berisi

Jam 20:25 sayang kok hp nya dimatiin?

Jam 20:30 sayang udah blm acaranya?

Jam 20:40 sayang ada yang merhatiin aku.

Jam 20:45 aku takut, km dmn sayang?

Jam 20:50 ya uda aku pulang sendiri, sebenernya aku paling cuma mau ngucapin happy anniversary buat hubungan kita, makanya gak mau dijemput siapapun.
Makasih sayang buat waktu 2 tahun nya. I Love You.
Maafin aku sayang..

Pesan dari cerita ini adalah Jagalah apa yang kamu miliki sekarang.. Sebelum akhirnya kamu nyesel karna dia udah nggak ada..

Cinta Jarak Jauh

Dibaca ya, buat yang LDR

cowo: sore sayang?
cewe: sore kembali sayang
cowo: aku kangen kamu
cewe: really miss you to sayang.
cowo: jaga mata sama hatinya ya sayang.
cewe: iya pasti kok, kamu juga harus saling jaga keparcayaan nggak boleh yang negatif tentang aku, oke..
cowo: iya pastinya, jangan mentel sama yg lain yah, inget disini masih ada aku lho..
cewe: iya aku disini bakal nunggu kamu ko, mau sejauh apa jarak memisahkan kita! Tapi dia bakal kalah sama yg namanya setia.
cowo: apa lagi seperti ini yah sayang, jarak bukan masalah
untuk kita saling memiliki, tapi kita harus belajar dari namanya LDR, karena dari ldr kita bisa saling belajar yg namanya setia dan saling menjaga kepercayaan.

Jangan Kamu Sia-siakan

Hargai orang yang mencintai dan menyayangi kamu.
Baca bentar guys!

COWO BBM CEWE
Cowo : hai, Pagi sayank jangan lupa makan pagi nya ya...
Cewe : R aja.
Cowo : Aku udah mau berangkat kerja nich,, kamu... hati-hati
ya...
Cewe : R aja
Cowo : aku udah kerja,, kamu udah makan ?? Makan yang banyak ya??
Cewe : cuma di R
Cowo :meski kamu ga pernah bales bbm aku, aku akan tetep bbm kamu... jangan lupa makan malem yaa..
Cewe : R lagi.
Cowo : entar kalo tidur kamu jangan lupa sikat gigi ya... Goodnight semoga mimpi indah ya..
Cewe : R doang.
Cowo : selamat pagi sayang, jangan lupa gosok gigi..cuci muka terus, sarapan ya !
Cewe : di R aja
Cowo : hari ini aku ga kerja,aku mo pergi ke rumah sakit.
Cewe : Siapa yang sakit,, kamu?? Sakit apa??
Cowo :Hehehhe, nggak ada kok nggak ada yg sakit cuman Ingin
kesana aja, lagian aku juga kangen sama bbm kamu kalo nggak kayak gini kamu juga nggak bales bbm aku.
Cewe : cuma R dan ga bales lagi..
Cowo : kamu marah ya:(? Ya udah aku minta maaf aku kan cuma kangen kamu bukan mau ngerjain
Cewe : nggak bales cuma R...
Cowo : aku tau kamu marah, ya udah mungkin mulai
besok aku ga akan ganggu kamu lagi, Ga bbm kamu lagi dan aku minta maaf ya Aku juga udah maafin kamu kok, Jaga diri baik baik, aku akan merindukanmu...

Setelah itu sang cowok pun tak pernah bbm si cewek lagi, hingga membuat si cewe merasa bersalah, akhirnya si cewe bbm dia kembali..

Cewe : ya, aku maafin kamu:) aku juga akan jaga diri
baik baik:) Emang kamu mau kemana?
Kemudian dibalesin : "jangan bbm ke sini lagi, kakak
udah meninggal, hari ini pemakamannya kalau kakak bisa,
dateng ya" (bbm yang ngirim adik si cowok)
Cewe: menangis.

Bukan hanya cewek tapi juga cowok.. hargai lah usaha
seseorang..yang memberimu perhatian dan kasih sayang,
karena kita ga pernah tau,,kapan mereka pergi dan terus
menghilang sebelum kita mengucapkan terimakasih..!?

Temen Nanti Demen

Baca dulu sedikit cerita antara temen yang saling mencari pasangan hidup mereka.

Cowok: Heeyyy!!!
Cewek: Apa'an sih??
Cowok: Yaelah, jutek amat!
Cewek: Gak kok!
Cowok: Oh iya gue mau ngomong sesuatu sama loe?
Cewek: Yaudah, ngomong aja!
Cowok: Kita kan udah lama temenan nich.
Cewek: Iya terus??
Cowok: Gimana kalau sekarang kita pacaran?? Kalau gak
cocok, kita temenan lagi.
Cewek: Hahaha ada-ada aja loe, gue kan udah punya cowok kelues!
Cowok: Tapi aku sayannnngggg banget sama loe?
Cewek: Jangan ngarep loe, pacar gue lebih Guanteng dan
kaya dari loe!
Cowok: Maaf deh!!

1 bulan kemudian si cewek di putusin sama cowoknya, dan si cewek sadar karena udah menyia-
nyiakan orang yang sayang sama dia.

Cewek: Heeyyy!!
Cowok: Eh kamu, apa kabar?
Cewek: Baik kok, ih kmu makin ganteng dech, manis lagi.
Cowok: Hehee biasa aja kok.
Cewek: Kamu masih sayang gak sama aku??
Cowok: Iya tapi udah berkurang.
Cewek: Kamu mau ga jadi pacarku??
Cowok: Maaf deh, aku udah punya pacar yang mampu
menerima semua kekuranganku.
Cewek: Tapi aku sayang banget sama kamu nich..
Cowok: Dulu waktu aku sayang banget sama kamu, tapi
kamu gak peduli dan pada saat kamu sayang banget
sama aku, aku bersikap cuek sama kamu.Gimana,
nyesek kan?? Itu yang aku rasain dulu waktu kamu nolak
aku!

Buat temen-temen, agar lebih teliti dan serius mencari pasangan hidup. Cinta bisa datang di mana saja, kapan saja dan tak tahu siap jodoh kita. Jangan pilih-pilih nanti malah nggak kepilih. Yang penting mau menerima kekurangan pasangan dan anggap saja kelebihan sebagai bonusnya. Semoga kalian mendapat jodoh yang terbaik. Terimakasih.

Wednesday, 3 February 2016

Putus Tapi Bahagia

Kali ini saya bagikan kata-kata yang bahaya dalam hubungan asmara tapi bisa berdampak bahagia.
Baca ya teman-teman !!

cowok : sayang kamu lagi dimana??
cewek : di rumah sayang, emang kenapa?
cowok : aku pengen ketemuan nich, ada yang mau aku
omongin !
cewek : oh iya, mau ketemu dimana sayang?
cowok : emmm...di taman.
cewek : oh iya

sesampai cewek di taman.
cewek : kamu mau ngomong apa sayang?
cowok : sorry sayang kita harus "PUTUS"
cewek : kenapa??
cowok : .....(diem)
cewek : .....(pergi menjauhi si cowok sambil nangis)

laluu kemudian si cowok berteriak
cowok : saayaaannng kita udah nggak cocok lagi pacaran, tapi kita cocoknya menikahhh..

Ceweknya pun berlari dan mendekati si cowok dan memeluknya.
Semoga anda juga mendapat
jodoh yang shaleh/shalehah, langgeng sampe kakek nenek "AMIN"

Kekasih yang Kecewa

Sedikit cerita buat temen-temen yang suka baca, selamat menikmati.
Baca dengan perasaan ya.?

Cowok: Yank..
Cewek: Hmmm..(sibuk dengan hp.nya)
Cowok: Aku mau ngomong sesuatu sama kamu?
Cewek: Ngmong ajah..(masih sibuk dengan hp.nya)
Cowok: Yank...dengerin aku dulu dong, jgn main hp melulu..kita kan juga jraang ketemu kan...
Cewek: Iya iya, dengerin... kamu ngomong aja..
Cowok: Gak jadi dech..kmu mainan Hp mlu.(kecewa)
Cewek: Ya... terserah aku dong..mau main hp!! Hp-hp aku kog....(sebal)
Cowok: Kalau gitu aku pulang aja..
Cewek: Ya udah, pulang sana..!!

Cowoknya pun pulang dengan perasaan kecewa, tp ketika ia hendak menyebrang tiba-tiba "Brakkkk"ia tertabrak truk dan terkapar di tengah jalan.

Ceweknya yang melihat kejadian itu langsung berdiri, handphonenya ia jatuhkan dan dia berlari menghampiri kekasihnya itu.

Cewek: Yank...maafinin aku...aku salah..(menangis)
Cowok: Yank..aku cuma mau bilang aku sayang banget sama kamu dan aku mau kita menikah. Tapi kayaknya Tuhan berkehendak lain, aku harus
pergi..I Love You sayang.
Cewek: Enggakk²...kamu nggak boleh ninggalin aku...(menangis)

Sekian dulu cerita ini, nantikan cerita berikutnya yach...

Kata-kata Gombal

Sepenggal kata gombal Guys!!!

Cowok: sayangku, kamu tau gak ??
Cewek: apa sayangku ??
Cowok: kamu tau gak, aku mau cium kamu dimana ??
Cewek: di pipi ??
Cowok: bukan
cewek: dikening ??
Cowok: bukan
cewek: di bibir??
Cowok: bukan
cewek: terus dimana lagi sayang???
Cowok: aku mau cium kamu dihadapan penghulu dan
orang-orang dan sampai ada yang bilang "SAH"
Cewek:uchhhh...(terharu)

Semoga yang bilang "Aamiin" cepet dapat jodoh yang setia dan
tulus mencintai anda...